Thursday, August 24, 2006

QUAKE ALARM


..
..
  1. Memberikan peringatan dini pada sebuah gempa dengan mendeteksi gelombang kompresi ("P" compression wave) pada saat gempa terjadi
  2. kepekaan / sensitivitasnya bisa diatur
  3. Alat deteksi akan me-reset secara otomatis setelah gempa berlalu
  4. Mudah dipasang di dinding tanpa sekrup dan baut atau peralatan lainnya
  5. Menggunakan batere 9 volt yang dapat bertahan sampai 3 tahun
  6. Suara alarm yang keras (100dB) dapat membangunkan anda sekeluarga dari tidur
  7. Memonitor gempa-gempa susulan
  8. Memberi kepastian adanya sebuah gempa bumi
  9. memberikan detik-detik berharga untuk menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman
  10. mampu mendeteksi gempa bumi yang berpusat ratusan kilometer jauhnya
  11. sistem deteksi pendulum terbalik terpaten

simpel, mudah dan harga terjangkau
membangunkan anda saat tidur
memastikan adanya sebuah gempa
memberikan detik-detik berharga untuk berlindung

Tanya Jawab / FAQ :
Apakah Quake Alarm?
Quake Alarm adalah alat deteksi gempa bumi dengan harga terjangkau dari jds Products, Inc California, cocok untuk rumah, apartemen, hotel, kantor, sekolah dll. Akan berbunyi keras pada saat sebuah gempa bumi terdeteksi.
Bagaimana cara kerja Quake Alarm ?
Quake Alarm adalah sebuah alat berukuran kecil (sebesar gagang telepon) yang ditempel di dinding dengan pelakat velcro dengan menggunakan baterei alkalin 9 Volt. Quake alarm menggunakan teknologi pendulum terbalik yang sangat sensitif untuk mendeteksi gelompang "P" yang selalu menjalar mendahului getaran sebuah gempa bumi. Pendulumnya bergerak memicu sirkuit yang membunyikan suara alarm.
Berapa Skala Richter bisa di deteksi Quake Alarm ?
Quake Alarm sanggup mendeteksi gempa bumi mulai 4 SR, bahkan dari beberapa pengalaman gempa dibawah 4 SR pun masih terdeteksi.


Tempo 23 Juli 2006

Apakah Gelombang "P" ?
Pada saat gempa, terbentuk gelombang-gelombang yang disebabkan oleh pergeseran plat bumi dibawah permukaan. Dua gelombang utamanya adalah Gelombang Kompresi "P" (compresion wave) dan gelombang perusak "S" (Shear wave). Gelombang "P" menjalar lebih cepat dari gelombang "S", sehingga ketika gempa terjadi, Quake Alarm mampu mendeteksi sebelum terjadi getaran bumi. Jadi, memberikan waktu berharga untuk berlindung.
Berapa Perbandingan Kecepatan menjalar antara Gelombang P dan Gelombang S ?
Badang Pengawas Geologi AS (USGS) menyatakan bahwa gelombang perusak "S" menjalar lebih lamban 1,75 kali lipat di banding gelombang kompresi "P".
Bagaimana Cara Kerja Quake Alarm dapat dibuktikan ?
JDS Productions telah melakukan tes sistem pendulum terbalik lebih dari 5 tahun dan mempunyai catatan kejadian gempa yang aktual, membuktikan bahwa Quake Alarm bekerja dengan baik. Beberapa unit di pasang di sekitar Los Angeles untuk memberikan laporan setiap kali berbunyi, kemudian dicocokan dengan catatan USGS dan ternyata pada setiap kejadian gempa bumi, Quake Alarm berhasil mendeteksinya (www.Quakealarm.com/reports.htm) Pada kejadian di Indonesia, tgl 2 Agustus 2006 terjadi gempa bumi 6,1 SR di barat Daya Kota Taliwang Pulau Sumbawa. Gempa ini terdeteksi di kota Mataram ( P. Lombok). Para pengguna Quake Alarm melaporkan pengalamannya dan saling menelepon untuk memastikan kegunaan Quake Alarm.
Berapa Lama Getaran dirasakan setelah Alarm berbunyi ?
Tergantung seberapa jauh pusat gempa dan berapa besar kekuatan gempa. Berdasarkan perhitungan gelombang "P" dan "S", Quake Alarm akan berbunyi puluhan detik sebelum gempa terasa, sehingga kita mempunyai waktu untuk melakukan langkah penyelamatan
THE TRIANGLE OF LIFE
Doug Copp, Disaster Manager / Rescue Chief - AMERICAN RESCUE TEAM INTERNATIONAL (ARTI)


Teori segitiga kehidupan
Secara sederhana, saat bangunan runtuh, langit-langit akan runtuh menimpa benda atau furniture sehingga menghancurkan benda-benda ini, menyisakan ruangan kosong di sebelahnya. Ruangan kosong ini lah yang saya sebut "segitiga kehidupan". Semakin besar bendanya, maka semakin kuat benda tersebut dan semakin kecil kemungkinannya untuk remuk. Semakin sedikit remuk, semakin besar ruang kosongnya, semakin besar kemungkinan untuk orang yang menggunakannya untuk selamat dari luka-luka.

Amati
Suatu saat anda melihat bangunan runtuh di televisi, hitunglah "segitiga kehidupan" yang anda temui. Segitiga ini ada di mana-mana dan merupakan bentuk yang umum.

Hampir semua orang yang hanya "menunduk dan berlindung" pada saat bangunan runtuh meninggal karena tertimpa runtuhan. Orang-orang yang berlindung di bawah suatu benda akan remuk badannya.

Kucing, anjing dan bayi biasanya mengambil posisi meringkuk secara alami. Itu juga yang harus anda lakukan pada saat gempa. Ini adalah insting alami untuk menyelamatkan diri. Anda dapat bertahan hidup dalam ruangan yang sempit. Ambil posisi di samping suatu benda, di samping sofa, di samping benda besar yang akan remuk sedikit tapi menyisakan ruangan kosong di sebelahnya
Bangunan dari kayu adalah tipe konstruksi yang paling aman selama gempa bumi. Kayu bersifat lentur dan bergerak seiring ayunan gempa. Jika bangunan kayu ternyata tetap runtuh, banyak ruangan kosong yang aman akan terbentuk. Disamping itu, bangunan kayu memiliki sedikit konsentrasi dari bagian yang berat. Bangunan dari batu bata akan hancur berkeping-keping. Kepingan batu bata akan mengakibatkan luka badan tapi hanya sedikit yang meremukkan badan dibandingkan beton bertulang.
Jika anda berada di tempat tidur pada saat gempa terjadi, bergulinglah ke samping tempat tidur. Ruangan kosong yang aman akan berada di samping tempat tidur. Hotel akan memiliki tingkat keselamatan yang tinggi dengan hanya menempelkan peringatan di belakang pintu agar tamu-tamu berbaring di lantai di sebelah tempat tidur jika terjadi gempa.
Jika terjadi gempa dan anda tidak dapat keluar melalui jendela atau pintu, maka berbaring lah meringkuk di sebelah sofa atau kursi besar.
Hampir semua orang yang berada di belakang pintu pada saat bangunan runtuh akan meninggal. Mengapa? Jika anda berdiri di belakang pintu dan pintu tersebut rubuh ke depan atau ke belakang anda akan tertimpa langit-langit di atasnya. Jika pintu tersebut rubuh ke samping, anda akan tertimpa dan terbelah dua olehnya. Dalam kedua kasus tersebut, andatidak akan selamat!
Jangan pernah lari melalui tangga. Tangga memiliki "momen frekuensi" yang berbeda (tangga akan berayun terpisah dari bangunan utama). Tangga dan bagian lain dari bangunan akan terus-menerus berbenturan satu sama lain sampai terjadi kerusakan struktur dari tangga tersebut. Orang-orang yang lari ke tangga sebelum tangga itu rubuh akan terpotong-potong olehnya. Bahkan jika bangunan tidak runtuh, jauhilah tangga. Tangga akan menjadi bagian bangunan yang paling mungkin untuk rusak. Bahkan jika gempa tidak meruntuhkan tangga, tangga tersebut akan runtuh juga pada saat orang-orang berlarian menyelamatkan diri.Tangga tetap harus diperiksa walaupun bagian lain dari bangunan tidak rusak.
Berdirilah di dekat dinding paling luar dari bangunan atau di sebelah luarnya jika memungkinkan. Akan lebih aman untuk berada di sebelah luar bangunan daripada di dalamnya. Semakin jauh anda dari bagian luar bangunan akan semakin besar kemungkinan jalur menyelamatkan diri anda tertutup.
Orang-orang yang berada di dalam kendaraan akan tertimpa jika jalanan di atasnya runtuh dan meremukkan kendaraan; ini yang ternyata terjadi pada lantai-lantai jalan tol Nimitz. Korban dari gempa bumi San Fransisco semuanya bertahan di dalam kendaraan mereka & meninggal. Mereka mungkin dapat selamat dengan keluar dari kendaraan dan berbaring di sebelah kendaraan mereka.Semua kendaraan yang hancur memiliki ruangan kosong yang aman setinggi 1 meter di sampingnya, kecuali kendaraan yang tertimpa langsung oleh kolom jalan tol.
Saya menemukan, pada saat saya merangkak di bawah kantor perusahaan koran dan kantor lain yang menyimpan banyak kertas bahwa kertas tidak memadat. Ruangan kosong yang besar ditemukan di sekitar tumpukan kertas-kertas. info lengkap www.amerrescue.org

0 Comments:

Post a Comment

<< Home